Dan akhirnya hari yang kutunggu-tunggu itu telah kulalui kemarin, Minggu 13 April 2014. Ya ujian masuk UI. Apabila gelombang ini tidak lolos, ada hal-hal yang perlu diperbaiki buat ikut gelombang berikutnya. Agak pesimis uey karena aku melakukan beberapa kesalahan baik di persiapan maupun ujian. Hal hal apa aja itu? berikut aku beberkan satu-satu: 1. Persiapan ujian kesalahan pertama adalah aku membeli buku diskonan TPA dan TOEFL yang ngga jelas penerbit maupun penulisnya seharga 10 rb an. Awalnya kupikir buat latihan2 aja ngga pentinglah bukunya apa. Ternyata aku salah sodara2, dua minggu sebelumnya aku mulai tuh berlatih TPA dengan buku itu. Isinya si standar gitu ya, yang verbal adalah sinonim, lawan kata, hubungan kata trus kuantitatif (ini yang mulai mencurigakan) lah kok isinya soal matematika yang susahnya amit2 (sin-cos, log, difrensiasi, dll) langsung dech aku skip karena menurutku itu ngga mungkin keluar secara TPA kan buat mengetahui potensi pastilah soalnya yang dasar....
Bismilllah, tinggal satu langkah lagi mudah-mudahan dimudahkan segala urusannya ya Allah. Jadi kemarin adalah hari pengumuman SIMAK UI, dari seminggu sebelum pengumuman aku dah galau ketrima ngga ya? klo jauh di dalam lubuk hati, ada perasaan yang yakin gitu tapi klo dari segi ujian kemarin di sesi satu aku sungguh merasa kesulitan. Pengumuman tanggal 18 Mei itu adalah hari minggu mana disaat itu suamiku lagi dinas ke Amrik. Akhirnya kuputuskan untuk melihatnya malam aja biar klo ngga lulus ngga ganggu mood main sama anak2. Hari itu lagi seru-seru nya nonton drama korea, dua hari nonstop nonton dan karena ceritanya emang bagus ya ngga kepikiran lagi sama hasil ujian hi hi hi hi. Baru malamnya setelah selesai nonton dan anak2 lagi main sama si mba, aku beranikan diri buka web penerimaan UI via HP, dan hasilnya Alhamdulillah ketrima. Seneng?? ya banget. Setidaknya sekarang satu almamater sama suami, ngga bisa saling ledek2an lagi UI vs UGM ha ha ha. Tinggal satu l...
Setelah berproses 3 bulan, akhirnya aku tulis juga kisah ini. Bagi temen2 yang memiliki anak kelahiran November mungkin tulisan ini bisa membantu dalam pengambilan keputusan dalam melanjutkan pendidikan ananda. Kakak Thia lahir 19 November 2007, dia mulai kumasukkan play group di umur 2 th 7 bulan dengan pertimbangan untuk latihan sosialisasi bagi dia karena di rumah kan sepi ga ada temen. Di awal masuk kakak di kelompok ulat (kecil), namun karena kemandiriannya si kakak pada tengah semester dinaikkan kelompoknya ke kupu2 (besar). Di akhir tahun muncul dilema mau lanjut TK atau ulang PG? karena rekomendasi gurunya bagus akhirnya kita lanjut ke TKA. Disini kita ada proses wawancara dengan kepala sekolah dan memang ada prasyarat klo tidak bisa mengikuti nanti akan ulang TK. Selama di TK A, report kakak bagus dan naik ke TKB. Dari awal TK B aku sudah konsul ma guru kelasnya dan rekomendasinya bagus untuk lanjut ke SD. Dengan pertimbangan kakak kurang umur maka kami memutuskan untu...
Comments